top of page
  • logo WA png

Ciri Air Minum Sehat yang Harus Kamu Tahu

  • Gambar penulis: waterpro
    waterpro
  • 25 Jul
  • 5 menit membaca

Air adalah sumber kehidupan yang paling mendasar untuk manusia. Hampir 70% tubuh manusia terdiri dari air, sehingga kebutuhan air setiap hari menjadi hal yang tidak bisa diabaikan. Namun, banyak orang masih belum benar-benar paham tentang ciri-ciri air minum yang sehat. Tidak semua air yang terlihat jernih sudah pasti layak diminum. Banyak faktor yang menentukan apakah air tersebut benar-benar aman bagi tubuh.


Kita akan bahas secara lengkap ciri air minum sehat, apa saja bahayanya jika mengonsumsi air yang tidak layak, serta langkah bijak untuk menjaga kualitas air minum baik di rumah maupun di lingkungan industri.


1. Ini Ciri Air Minum Sehat

Salah satu ciri paling mudah dikenali dari air minum yang sehat adalah dari penampakan fisiknya. Air sehat seharusnya:


  • Jernih dan Tidak BerwarnaĀ 

    Air minum yang sehat haruslah jernih, tidak keruh, dan tidak mengandung partikel atau sedimen. Air yang berwarna kecoklatan, kehijauan, atau keruh biasanya menandakan adanya kotoran, lumpur, atau kandungan zat lain yang tidak diinginkan.

  • Tidak BerbauĀ 

    Air yang aman diminum tidak memiliki bau sama sekali. Bila air tercium bau seperti bau tanah, logam, amis, atau bahkan bau busuk, itu adalah tanda ada senyawa kimia, mikroba, atau zat lain yang telah mencemari air.

  • Tidak Memiliki Rasa AnehĀ 

    Air sehat pada dasarnya terasa tawar dan segar. Jika saat diminum terasa pahit, asam, manis, asin, atau bahkan ada sensasi rasa logam di lidah, bisa jadi air tersebut telah tercemar bahan kimia atau mineral dalam kadar yang tidak wajar.

  • Tidak Menyisakan EndapanĀ 

    Jika setelah didiamkan di gelas atau wadah, air meninggalkan endapan, serbuk, atau kerak pada dasar wadah, maka air tersebut tidak memenuhi standar air minum sehat.


2. Kandungan Kimia Air Minum

Kualitas air tidak cukup hanya dengan kejernihan saja, karena beberapa zat kimia berbahaya bisa saja larut dan tidak terlihat oleh mata. Maka dari itu, penting untuk memperhatikan:


  • pH NetralĀ 

    Air minum yang sehat idealnya memiliki pH antara 6,5 hingga 8,5. Air dengan pH terlalu rendah (asam) atau terlalu tinggi (basa) bisa merusak pipa dan berisiko mengganggu kesehatan, seperti iritasi lambung dan gangguan pencernaan.

  • Bebas dari Zat Kimia BerbahayaĀ 

    Air minum tidak boleh mengandung logam berat seperti timbal, merkuri, arsen, atau kadmium. Begitu pula dengan senyawa pestisida, deterjen, dan limbah industri yang bisa mengendap di air. Kandungan bahan kimia berbahaya ini biasanya tidak bisa dilihat, sehingga diperlukan alat atau laboratorium untuk memastikan air benar-benar aman.

  • Bebas dari Klorin BerlebihanĀ 

    Penggunaan klorin memang diperlukan untuk membunuh kuman, namun kadar klorin yang berlebihan juga bisa berbahaya bagi tubuh. Air sehat harus mengandung klorin pada batas wajar.


3. Kandungan Biologis Air Minum

Selain kandungan kimia, air minum juga harus bebas dari mikroorganisme berbahaya yang dapat mengganggu kesehatan.


  • Bebas dari Mikroba PatogenĀ 

    Air yang baik harus bebas dari bakteri, virus, dan parasit yang dapat menyebabkan penyakit seperti diare, kolera, tifus, hingga hepatitis A. Sumber utama mikroba ini umumnya berasal dari limbah domestik, kotoran hewan, atau limbah industri.

  • Tidak Terdapat Jentik atau Organisme KecilĀ 

    Air minum seharusnya tidak mengandung jentik nyamuk, larva serangga, atau cacing kecil. Jika ditemukan adanya organisme seperti itu, air tersebut jelas tidak layak untuk diminum.


4. Parameter Fisik Tambahan


  • Tidak Lengket di KulitĀ 

    Air minum yang sehat tidak meninggalkan rasa lengket atau licin di kulit setelah disentuh. Rasa lengket bisa disebabkan oleh kandungan mineral atau bahan organik yang berlebih.

  • Tidak Meninggalkan Noda di WadahĀ 

    Jika gelas atau teko bekas air minum menjadi berkerak atau bernoda, ini menandakan air tersebut mengandung zat tertentu yang berlebihan.


5. Standar Kelayakan Air Minum

Agar aman dikonsumsi, air minum di Indonesia harus memenuhi standar yang sudah ditetapkan pemerintah. Standar tersebut meliputi:


  • Tidak berbau, tidak berwarna, dan tidak berasa

  • Bebas dari bakteri dan mikroba patogen

  • Tidak mengandung logam berat atau bahan kimia berbahaya

  • Nilai pH air netral (6,5 – 8,5)

  • Tidak mengandung klorin berlebih


Beberapa industri air minum bahkan menggunakan uji laboratorium untuk memastikan seluruh parameter terpenuhi. Rumah tangga bisa menggunakan alat tes sederhana untuk mengukur pH, TDS (Total Dissolved Solids), dan memastikan kejernihan air.


6. Bahaya Mengonsumsi Air yang Tidak Layak

Air yang tidak memenuhi kriteria di atas dapat membawa dampak negatif serius bagi kesehatan, di antaranya:


  • Infeksi Saluran PencernaanĀ 

    Bakteri dan virus dalam air dapat menyebabkan diare, muntah, kram perut, hingga infeksi usus yang parah.

  • Keracunan Logam BeratĀ 

    Kandungan timbal, arsenik, atau merkuri bisa memicu kerusakan ginjal, gangguan syaraf, hingga kanker.

  • Gangguan Pertumbuhan pada AnakĀ 

    Anak-anak sangat rentan terkena dampak air tercemar, seperti gangguan perkembangan otak, anemia, dan infeksi berulang.

  • Penyakit Kronis LainnyaĀ 

    Paparan zat kimia berbahaya dalam jangka panjang bisa menyebabkan penyakit ginjal kronis, kanker, dan gangguan sistem kekebalan tubuh.


7. Cara Menjaga Kualitas Air Minum

Untuk memastikan air yang diminum benar-benar sehat, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan:


  • Gunakan Filter Air MinumĀ 

    Memasang filter air di rumah bisa menyaring kotoran, mikroba, dan sebagian besar zat kimia. Pilih filter sesuai kebutuhan, seperti filter sistem filter ultrafiltrasi, sistem teknologi reverse osmosis, sistem ultraviolet maupun kombinasi antara ketiganya.

  • Simpan Air dengan BenarĀ 

    Simpan air dalam wadah tertutup dan bersih. Hindari menempatkan air minum di tempat panas atau terpapar sinar matahari langsung, karena bisa memicu pertumbuhan mikroorganisme.

  • Lakukan Uji Air Secara BerkalaĀ 

    Tes secara berkala menggunakan alat sederhana untuk mengukur pH, TDS, dan cek kejernihan air. Bila ada perubahan warna, bau, atau rasa, segera hentikan penggunaan air tersebut.

  • Perhatikan Sumber AirĀ 

    Pilih sumber air yang jelas, seperti air PDAM, sumur yang dalam, atau air kemasan berlabel resmi. Jangan gunakan air permukaan seperti sungai atau genangan yang mudah tercemar.


8. Pentingnya Filter Air Minum di Rumah dan Industri

Seiring dengan meningkatnya pencemaran lingkungan, penggunaan filter air minum sudah menjadi kebutuhan wajib, baik di rumah tangga maupun di lingkungan industri. Filter air modern tidak hanya menyaring kotoran kasar, tapi juga mampu mengurangi mikroba, logam berat, dan sisa bahan kimia yang membahayakan tubuh. Investasi pada filter air minum merupakan langkah preventif yang jauh lebih murah dibandingkan biaya pengobatan akibat penyakit dari air tercemar.


Air minum yang sehat adalah air yang jernih, tidak berwarna, tidak berbau, tidak memiliki rasa aneh, bebas dari kuman maupun bahan kimia berbahaya, serta memiliki pH netral. Mengabaikan kualitas air minum bisa memberikan dampak besar bagi kesehatan dalam jangka panjang. Tidak hanya untuk kebutuhan rumah tangga, air bersih juga sangat krusial bagi sektor kuliner, industri, perkantoran, hingga fasilitas umum.


Jangan pernah menyepelekan kualitas air yang Anda konsumsi setiap hari. Pastikan sumber air yang digunakan telah memenuhi seluruh standar kesehatan dan selalu lakukan pengecekan secara rutin. Jika perlu, gunakan teknologi filter air modern agar keamanan air minum tetap terjaga, bahkan ketika sumber air di sekitar mulai tercemar.


Bagi Anda yang ingin memberikan perlindungan maksimal untuk keluarga, bisnis, atau fasilitas umum, solusi terbaik adalah menggunakan produk filter air yang sudah terbukti kualitasnya. Salah satu rekomendasi terpercaya adalah Waterpro Indonesia, yang menyediakan berbagai pilihan filter air dengan teknologi terkini dan sudah banyak dipercaya di berbagai sektor.


Dengan filter air dari Waterpro Indonesia, Anda tidak perlu lagi khawatir soal keamanan dan kualitas air minum di rumah maupun di tempat usaha. Investasi pada filter air berkualitas bukan hanya melindungi kesehatan, tetapi juga menjadi langkah cerdas.


Kami menyediakan produk filter air minum/konsumsi untuk segmen rumah tangga , komersial maupun industri yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan kapasitasĀ  dan budget anda.


Berikut ini adalah produk filter air minum untuk segmen rumah tangga

produk filter air minum untuk segmen rumah tangga

Berikut ini adalah produk filter air minum untuk segmen Komersial dan Industri

produk filter air minum untuk segmen Komersial dan Industri

Ā 
Ā 
Ā 

Komentar


copyright 2019 @PT Waterpro Mandiri Internasional 

bottom of page