Cari
  • waterpro

Filter Air Industri Komersial

Diperbarui: 12 Jan


Filter air komersial merupakan bagian penting dari proses industri komersial karena digunakan untuk berbagai jenis proses produksi dan dapat membantu meningkatkan efektivitas di bidang produksi. Filter air diperlukan di berbagai jenis industri komersial seperti industri Perhotelan, Industri Makanan & Minuman, Pabrik Pengolahan Air, Pelayanan publik, dan berbagai industri jasa lainnya.

Mengenal Filter Air Komersial Filter air komersial telah dirancang secara struktural untuk menghilangkan kotoran dan partikel kecil dalam proses produksi. Sebagian besar filter yang tersedia secara komersial bagus karena sangat cocok dengan banyak aplikasi. Mereka dapat digunakan di gedung komersial atau restoran, hotel, toko ritel dan gedung perkantoran. Biaya perawatannya tidak terlalu tinggi dibandingkan dengan filter air komersial yang lebih kecil. Karena mereka tidak terlalu mahal dan jauh lebih efisien maka mereka selalu diminati. Filter air komersial memiliki tingkat efektifitas terbaik dan memiliki kemampuan untuk memurnikan air dalam jumlah relatif besar. Hal ini membuat mereka sangat diperlukan dalam skenario Industri komersial karena membantu menghasilkan air murni dalam jumlah cukup besar untuk berbagai aplikasi industri. Jenis Teknologi Filter Air Komersial Filter air komersial adalah peralatan yang digunakan untuk menyaring kotoran dari sumber air dalam industri komersial. Filter ini bekerja dengan bantuan pori-pori yang sangat kecil untuk menyaring air. Ada berbagai macam teknologi yang tersedia dalam penyaringan air industri komersial sesuai dengan fungsi industri. Beberapa Teknologi filter air yang digunakan untuk aplikasi industri adalah Teknologi Filtrasi ( Mikro Filtrasi, Ultrafiltrasi, Nano Filtrasi dan Reverse Osmosis, sterilisasi ultraviolet dan sterilisasi ozonisasi

Teknologi Filtrasi adalah pemisahan koloid atau partikel padat dari fluida dengan menggunakan media penyaringan atau saringan/membrane. Beberapa jenis teknologi filtrasi yang telah dikembangkan dari beberapa sistem membran sebagai modifikasi dari sistem membran konvensional, antara lain :


1. Mikro filtrasi (MF)

Mikro filtrasi adalah proses yang mengurangi kadar polutan dari fluida ( liquid dan gas) dengan cara melewatkannya pada sebuah microporous membran. Membran mikrofiltrasi berukuran 0.1 sampai 1 mikron. Mikrofiltrasi tidak berbeda secara fundamental dengan reverse osmosis, ultra filtrasi ataupun nanofiltrasi,kecuali dalam hal ukuran partikel yang dihilangkannya.


2. Ultra Filtrasi (UF)

Ultrafiltrasi adalah variasi dari membran filtrasi dimana terjadi gaya dari liquid terhadap membran semi permeabel. Suspended solid dan cairan pekat dengan berat molekul yang besar, dapat tertahan, tetapi air dan cairan pekat dengan berat molekul pencemar yang kecil dapat melewati membran. Proses pemisahan menggunakan proses ultrafiltrasi biasanya digunakan di bidang industri dan penelitian untuk penjernihan air karena ukuran yang dapat diolah adalah air pekat yang mengandung makromolekul yang memiliki berat atom sekitar 103 – 106 Da (1 Da = 0,000714 gram). Pengolahan menggunakan Ultra filtrasi pada umumnya menggunakan membran berukuran 0.001 mikron – 0.01 mikron.


3. Nano Filtration (NF)

Nano filtrasi adalah proses pemisahan jika ultrafiltrasi dan mikrofiltrasi tidak dapat mengolah air seperti yang diharapkan. Nanofiltrasi dapat menghasilkan proses pemisahan yang sangat terjangkau secara ekonomis. Tetapi Nano filtrasi belum dapat mengolah mineral terlarut, warna dan salinasi air, sehingga air hasil olahan (permeate) masih mungkin mengandung ion monovalen dan larutan dengan pencemar yang memiliki berat molekul rendah seperti alkohol. Pengolahan menggunakan Nano filtrasi pada umumnya menggunakan membran berukuran 0.0001 mikron – 0.001 mikron


4. Reverse Osmosis (RO)

Reverse osmosis adalah proses pengolahan yang membutuhkan tekanan relatif tinggi, walaupun pada beberapa kasus dapat digunakan dalam tekanan rendah, hemat energi , menghasilkan air olahan yang dapat menyaring zat dengan molekul terkecil sekalipun yang tidak dapat diolah oleh proses Mikro filtrasi, ultra filtrasi dan nanofiltrasi. Reverse omosis memiliki kemampuan untuk mengurangi partikel dan zat yang terlarut pada air.


5. Teknologi Ultraviolet adalah proses desinfesi air menggunakan sinar ultraviolet. Metode sterilisasi menggunakan lampu Ultraviolet pada pengolahan air minum ini sudah terbukti ampuh serta memberikan manfaat baik dan prosesnya pun tergolong sangat mudah. Dimana teknologi UV sendiri sudah banyak dimanfaatkan pada depot pengisian air isi ulang. Ultraviolet sendiri merupakan alat desinfektan yang memiliki berbagai kelebihan, seperti mereduksi bakteri dengan aman dan signifikan dan tidak meninggalkan residu.

Cahaya sinar UV sangat efektif melakukan deaktifasi mikroogranisme, misalnya seperti virus, protozoa, dan bakteri. lampu UV ini mengirimkan energi elektromagnetik pada lampu merkuri menuju materi genetic yakni DNA dan RNA. Saat cahaya lampu UV menembus bagian dinding sel lalu melumpuhkan kemampuan dari reproduksi dari bakteri tersebut. Dalam hal ini, cahaya dari lampu UV mengacaukan dan mengganggu rantai RNA/DNA dalam proses duplikasi sel bakteri, dengan begitu mikroorganisme pun menjadi tidak aktif, dan tak dapat melakukan reproduksi.


6. Teknologi Ozon

Ozone (O3) banyak digunakan dalam proses desifeksi bakteri dalam air minum, terutama untuk air minum dalam kemasan. Ozon dalam air minum dalam kemasan sendiri berfungsi umumnya untuk sterilisasi pada kemasan air minum, yang dimana kemasan tersebut tidak dapat dilakukan pencucian terlalu maksimal. Karena ditakutkan masih adanya kuman bakteri didalamnya, maka perlu ditambahkan ozon dengan kadar tertentu untuk sterilisasi bakteri dalam kemasan tersebut.

Manfaat dan Keuntungan Menggunakan Filter Air Komersial Beberapa industri komersial yang banyak menggunakan filter air diantaranya Industri Pabrik Air Minum Dalam Kemasan, Pabrik Kosmetik, Produsen Makanan dan Minuman, Perhotelan, Restaurant, Café dan kuliner, Steam (pencucian) mobil dan motor dan lain sebagainya yang memerlukan air bersih dan juga air minum yang berkualitas sebagai bahan baku produk.

Kebanyakan Industri komersial menggunakan filter air untuk mendapatkan air yang akan dijadikan air baku pada proses produksi. Ada dua jenis kualitas air yang dibutuhkan industri komersial, yaitu air berkualitas bersih dan air berkualitas minum. Berikut ini adalah beberapa manfaat filter air pada berbagai industri komersial :

  • Sebagai bahan baku produksi pada industri pabrik

  • Menyediakan air berkualitas bagi pelanggan agar kepuasan pelanggan tetap terjaga pada industri jasa.

  • Menghilangkan bakteri, partikel dan bau serta zat berbahaya lainnya pada air baku untuk industri pengolahan makanan dan minuman

  • Menjaga cita rasa makanan agar tetap terjaga pada industri pengolahan makanan dan minuman


Produk Waterpro yang cocok digunakan untuk industri komersial pada industri perhotelan, Restaurant, Cafe dan F&B yaitu ALL IN ONE FILTER yang merupakan produk unggulan dengan kualitas produk terbaik untuk keperluan air berkualitas konsumsi. Keunggulan produk ini adalah fiturnya yang dapat menghilangkan partikel, organik, klorin, zat berbahaya serta menghilangkan.

38 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua